Motiflection adalah singkatan dari kata motivation dan reflection. Akronim ini dibuat pertama kali oleh Femikhirana dalam rubrik tulisan rutinnya di blog pribadi. Tulisan motiflection ini berisikan tentang catatan tentang motivasi diri serta refleksi diri yang dibagikan untuk pembaca rutin di facebook maupun blog.
Memang dalam mengenalkan doa kepada anak tidak seperti kita berbicara dengan orang dewasa, namun jika harus membuat dongeng yang akhirnya memberikan pemahaman yang melenceng membuat saya waspada. Jangan-jangan sebagai orang dewasa, saya dan teman-teman pembaca sering juga secara tidak sadar menanamkan nilai moral dengan cara yang bersifat ‘mengancam’ sehingga anak melakukannya dengan rasa takut bukan dengan kesadaran sendiri.
Jadi untuk membuat hidup lebih hidup dan tidak rata tentu penting untuk membuat rencana-rencana hidup, tetapi yang TERLEBIH PENTING lagi adalah tetap membuat rencana-rencana ketika rencana-rencana sebelumnya gagal. Dengan begitu, kita tidak terus selamanya menjadi korban 9/11. Kita pun pasti akan selamat dari kejadian 9/11 dalam hidup kita.
Merancang hidup itu tidak seperti merancang bangunan yang harus dilakukan langkah demi langkah. Sementara dalam hidup, kita tidak hanya boleh melangkah tetapi harus MELOMPAT. (dikutip secara bebas dari acara serial film How I Met Your Mother)
Selamat Tahun Baru 2011, tantangan yang semakin berat menandakan bila hanya orang-orang yang luar biasa saja yang dapat terus maju menjalani kehidupan dengan harapan yang pasti ataupun tidak pasti.
Sampai di rumah, setelah lepas dari perasaan malu dan perasaan-perasaan impulsif lainnya, aku mulai merenungkan: mungkin begitulah Tuhanku terhadapku. Ketika dilihatnya arus kendaraan kehidupanku begitu padat dan tak mampu kutembus sendiri, Dia berdiri tepat di belakangku, dan mengantar aku hingga sampai di seberang jalan. Aku tak menyadari kehadiran-Nya, namun, aku merasakan perasaan aman yang diberikan-Nya.
Dalam hidup ini jadikanlah ‘maaf’ sebagai kebiasaan, karena kita akan selalu akan menghadapi banyak kesalahan, banyak kekecewaan, banyak kesakitan, banyak kesedihan, dan hanya ‘maaf’ yang menjadi obat hati.
Oct 11
18
aku adalah pejuang jika ada lawan
aku adalah pemenang jika ada musuh
ketika keadaan dan dunia menjadi musuh besarku
itulah saatnya aku dapat menaklukkannya
berpeluang menjadi pemenang hebat
jika aku harus mati karenanya
maka aku adalah pahlawan besar
Oct 11
9
Suatu ketika saya menonton tayangan acara anak yang dimeriahkan oleh dua pembawa acara dari stasiun televisi anak di Indonesia. Acaranya biasanya dimeriahkan dengan nyanyian-nyanyian, gurauan, dan dongeng fabel dengan menggunakan boneka binatang.
Kali itu dongeng yang dibawakan adalah tentang si gajah dan si anjing yang bermimpi dalam tidur. Singkat cerita, si gajah tidurnya gelisah karena bermimpi buruk sementara si anjing merasa senang dalam tidur karena bermimpi indah. Si anjing berdoa sebelum tidur dan si gajah tidak. Kesimpulannya setelah si gajah dan anjing bertanya kepada raja hutan (si singa) mengapa si gajah tidak nyenyak tidur sementara anjing berbahagia adalah : harus berdoa sebelum tidur.
Wah lagi-lagi ilmu spiritual yang menurut saya keliru untuk diperkenalkan kepada anak. Bagi saya, jika ingin mengajarkan hal-hal baik dengan harapan mendapat kompensasi malah kelak akan memberikan persepsi yang keliru tentang nilai baik itu. Seperti cerita yang saya tulis di atas, bagi saya kisah tersebut malah merendahkan arti doa itu sendiri. Doa jadi diibaratkan seperti jimat atau kalimat sakti yang akan berakibat buruk jika tidak dilakukan. Padahal makna doa jelas lebih dari itu bagi yang sering mengaplikasikan dengan benar.
Sep 11
11
9 September 2001 lalu saya serta beberapa rekan kerja sedang rapat dengan pemilik perusahaan tempat saya bekerja. Rapat itu berlangsung sampai larut malam, sekitar pukul 21.00 sampai 23.00 masih di kantor juga. Kantor tempat saya bekerja memang seringnya rapat sampai panjanggg dan lamaaa karena materi yang dibahas dari beberapa divisi. Beberapa keputusan rapat sudah saya catat untuk dilaksanakan di kemudian hari di divisi saya saat itu.
Saat kami sudah mulai santai, gosip seputar pekerjaan, tiba-tiba boss saya ditelepon oleh boss dari perusahaan lain.
“Hah?! Amerika dibom?! Twin tower hancur?” pekik boss saya kaget.
Seketika itu juga kami mencari informasi melalui televisi di kantor, dan benar saja, Amerika baru diserang. Yang kami pikirkan kala itu adalah semua hasil keputusan rapat yang telah kami sepakati sepertinya tidak bisa dijalankan dalam waktu dekat, bahkan ada yang sepertinya harus diubah dan dipikirkan kembali. Boss saya pun langsung mulai meraba-raba apa yang bakal tersendat pada produk kami dan sedikit banyak pasti ada dampak kepada penjualan.
Aug 11
27
tak ada yang patut kusombongkan
aku tak punya kelebihan
aku tidak kaya, tidak pintar
aku punya banyak sifat tak terpuji
Ada baiknya untuk tidak selalu mengatakan : Semangat ’45 di zaman sekarang. Semangat ’45 adalah semangat untu melawan penjajah, dan kita sudah merdeka karenanya. Jadi tidak sesuai juga jika hingga usia ke-66 negara Republik Indonesia masih menggunakan semangat ’45 dalam tatanan kehidupan bangsa. Semangat ’45 hanya layak dikenang, bukan digunakan.
Lalu, pakai semangat tahun berapa dong? Ya, terserah! Semakin baru tahunnya, maka semakin baru semangatnya dalam mengisi kemerdekaan. Kalau saya pribadi, ya jelas menggunakan : Semangat 2011 biar Indonesia bisa sejajar dengan negara lainnya. Jelas Indonesia dan penduduknya punya segalanya seperti bangsa maju lainnya, tapi mengapa tetap dipandang sebagai negara ‘aneh’ oleh penghuninya sendiri? Ya mungkin karena tetap berpandangan sempit, tidak berkembang, dan terbatas seolah-olah negara kita kondisinya masih seperti di tahun 1945.
Bagi saya sendiri, semangat 2011 adalah semangat kemandirian untuk terus maju dan berkarya sebagai penduduk Indonesia. Jadi, saya sebaiknya tidak perlu terus menyalahkan atau kecewa dengan pemerintah, tidak perlu juga merasa pesimis jika sistem di negara kita tidak mendukung saya (atau juga Anda) sebagai penduduknya. Semangat 2011 berarti tetap maju dan optimis terhadap kehidupan tanpa harus menunggu perubahan dari negara Indonesia menjadi negara super.
Aug 11
8
Menjadi benar
Bukan dengan mencari kesalahan
Tapi berbuat benar
Menjadi kuat
Bukan dengan menindas
Tapi melindungi
Mar 11
18
Tikus, walaupun saya sebal dengan hewan satu ini tetapi akhirnya saya harus mengakui kehebatannya. Saya salut dengan hewan kecil (yang lucu) ini dan akhirnya ditemplak untuk bisa menirunya. Kok ?
Tidak usah bingung, karena setelah saya googling, dengan rendah hati dan berat hati juga (hehehe…) saya harus menerima dengan lapang dada jika tikus itu termasuk sepuluh hewan tercerdas yang pernah hidup di dunia. Jadi, kenapa tidak belajar darinya? Dia ternyata tidak sejijik yang saya kira setelah tahu apa kelebihannya.
Huh… daripada saya ditimpuk karena memuji seekor tikus, baiklah saya langsung berkisah mengapa saya jadi malu dengan tikus. Begini… (jrengggg… tenang bukan adegan atau kisah yang menjijikan kok…), saya sudah menempati rumah kontrakan ini setahun lebih. Saya agak takjub karena di rumah ini bebas dari tikus yang menyusup ke dalam rumah. Berbeda jauh dengan rumah kontrakan saya sebelumnya yang nyaris setiap hari pasti ada tikus berpesta di halaman belakang dan sering juga nyasar di ruang tengah mencari tempat persembunyian.