Oct 11
9
Doa Tanpa Kompensasi
Suatu ketika saya menonton tayangan acara anak yang dimeriahkan oleh dua pembawa acara dari stasiun televisi anak di Indonesia. Acaranya biasanya dimeriahkan dengan nyanyian-nyanyian, gurauan, dan dongeng fabel dengan menggunakan boneka binatang.
Kali itu dongeng yang dibawakan adalah tentang si gajah dan si anjing yang bermimpi dalam tidur. Singkat cerita, si gajah tidurnya gelisah karena bermimpi buruk sementara si anjing merasa senang dalam tidur karena bermimpi indah. Si anjing berdoa sebelum tidur dan si gajah tidak. Kesimpulannya setelah si gajah dan anjing bertanya kepada raja hutan (si singa) mengapa si gajah tidak nyenyak tidur sementara anjing berbahagia adalah : harus berdoa sebelum tidur.
Wah lagi-lagi ilmu spiritual yang menurut saya keliru untuk diperkenalkan kepada anak. Bagi saya, jika ingin mengajarkan hal-hal baik dengan harapan mendapat kompensasi malah kelak akan memberikan persepsi yang keliru tentang nilai baik itu. Seperti cerita yang saya tulis di atas, bagi saya kisah tersebut malah merendahkan arti doa itu sendiri. Doa jadi diibaratkan seperti jimat atau kalimat sakti yang akan berakibat buruk jika tidak dilakukan. Padahal makna doa jelas lebih dari itu bagi yang sering mengaplikasikan dengan benar.
Respon yang diterima di atas pasti berbeda di setiap anak. Anak yang cenderung bisa ditakuti akan berdoa karena takut bermimpi buruk. Anak yang tidak terlalu kritis mungkin akan mengiyakan dan melakukannya karena diajarkan. Anak yang cuek mungkin cenderung tidak peduli karena tidak merasa mimpi buruk adalah hal yang ditakuti. Anak yang kritis mungkin akan lebih bertanya-tanya mengapa setelah berdoa dia tetap mimpi dikejar oleh anjing misalnya. Alhasil tanggapan tentang doa pun jadi beragam dan tidak efektif lagi. Doa yang dianggap hal yang harus menghasilkan sesuatu menjadi terpental begitu saja di otak anak dan bagi yang tetap tertarik mungkin mereka akan mencari jawaban makna doa dari sumber lainnya.
Bagi saya pribadi, doa walaupun sebaiknya dilakukan tetap bukanlah ilmu pasti. Doa memiliki dimensi yang lebih dalam daripada sekadar ilmu berkata kemudian menerima jawaban. Tentu bagi kita yang sudah dewasa mulai mengenal banyak metode doa yang kita ketahui dengan berbagai fungsi bagi ketenangan batin.
Memang dalam mengenalkan doa kepada anak tidak seperti kita berbicara dengan orang dewasa, namun jika harus membuat dongeng yang akhirnya memberikan pemahaman yang melenceng membuat saya waspada. Jangan-jangan sebagai orang dewasa, saya dan teman-teman pembaca sering juga secara tidak sadar menanamkan nilai moral dengan cara yang bersifat ‘mengancam’ sehingga anak melakukannya dengan rasa takut bukan dengan kesadaran sendiri.
Setelah bergumul mencari cara yang mudah mengajarkan doa kepada anak, akhirnya saya lebih baik memberitahu makna doa tanpa harus mendongeng. Saya akan menanamkan makna doa yang dari paling sederhana dulu. Makna yang dapat diterima oleh logika anak tetapi sekaligus adalah makna yang paling dalam pada sebuah doa, yaitu : berterima kasih (bersyukur). Ya, jika ia harus berdoa saat masuk kelas, saat makan, hingga tidur artinya ia berterima kasih untuk semua kesempatan dan kegiatan yang dapat ia lakukan. Berterima kasih untuk semua yang dialami walaupun ia harus melewati hari yang sulit dan tidak menyenangkan sekalipun. Mengetahui jika apa yang dia harapkan tidak harus selalu terjadi adalah lebih membuat kepribadian anak saya menjadi tangguh dan tidak ‘merepotkan’ Tuhan dengan kerapuhan jiwanya tinimbang mengiming-imingi hadiah dari sebuah doa.
Tak perlu pamrih dari doa yang dipanjatkan, tak perlu takut bila memang kelupaan berdoa, termasuk jika sedang tak ingin berdoa. Tak perlu juga diimingi surga dan diancam masuk neraka agar semua doa yang dipanjatkan memang berasal dari kerendahan hati yang alami. Sederhana saja kan? Sesederhana kalimat anak kecil dalam berdoa yang masih memiliki kemurnian berkomunikasi tanpa ada indikasi ‘menghibur’ Tuhan. Ya saking sederhananya mungkin kita sendiri yang sudah dewasa sering mengabaikannya.

PAKET ULTAH MOTIFLECTION KE-2
Klik di 

We provide various accessories made from high quality exotic stones
iklan terotasi secara acak